Uraian utama
Protokol ini menjelaskan pemilihan area warna bermakna, penolakan piksel bias, pencatatan posisi ternormalisasi, dan pemetaan hasil ke token antarmuka.
Banner memuat cahaya neon, pantulan logam, bayangan pekat, dan bidang warna yang saling berdekatan. Karena satu piksel berkilau tidak mewakili keseluruhan bidang, pengambilan sampel dilakukan pada kelompok area yang stabil, dicatat dengan koordinat relatif, lalu dibandingkan sebelum warna tersebut dipakai sebagai token tema.
- Tentukan kawasan visual dengan koordinat ternormalisasi x dan y pada rentang 0 sampai 1 agar catatan tetap terbaca meski pratinjau berubah ukuran.
- Ambil sedikitnya sembilan piksel di sekitar titik pusat, kemudian pakai median kanal untuk menekan bias dari sorot putih, tepi huruf, dan artefak kompresi.
- Tolak sampel yang menyentuh kulit, teks tertanam, kilatan koin, garis neon setebal satu piksel, atau peralihan tajam antarobjek.
- Petakan warna terpilih ke fungsi antarmuka, uji kontrasnya, dan simpan alasan pemilihan alih-alih menganggap satu nilai sebagai warna resmi banner.
Catatan posisi sebaiknya memakai kotak kawasan, misalnya pusat x=0,50 dan y=0,08 dengan radius relatif yang disebutkan, bukan hanya kalimat seperti ‘bagian atas’. Bentuk ini memudahkan pemeriksa berikutnya menemukan kembali daerah yang sama pada sumber 1536 × 1024 tanpa bergantung pada ukuran layar.
Median lebih tahan terhadap satu atau dua piksel ekstrem daripada rata-rata sederhana, tetapi tetap tidak menghapus kebutuhan membaca konteks. Sebuah area dapat mempunyai nilai numerik stabil namun berasal dari wajah, logo, atau teks; unsur tersebut ditolak karena fungsi semantiknya berbeda dari permukaan antarmuka.
Warna hasil pengambilan sampel belum otomatis menjadi token yang aman. Kandidat perlu ditempatkan terhadap latar sasaran, dipasangkan dengan warna teks, dan diperiksa dalam dua mode; penyesuaian luminans yang tercatat diperbolehkan selama hubungan dengan keluarga warna sumber tetap dijelaskan.
- Kode P berarti kandidat dipakai, sedangkan kode R berarti sampel ditolak beserta alasannya.
- Setiap baris register menyimpan koordinat, radius, nilai median, peran token, dan tanggal pemeriksaan.
- Sorotan yang mencapai putih murni dicatat sebagai kemungkinan clipping dan tidak dijadikan dasar palet.
- Warna dekat tepi objek diperiksa ulang pada kawasan yang lebih masuk ke dalam bidang.
- Perubahan token tidak mengubah banner sumber dan harus meninggalkan perbandingan sebelum-sesudah.
Enam sorotan
S-01 · Dasar Gelap
Kawasan langit gelap di bagian atas-tengah menjadi rujukan keluarga latar; hasil evaluasi diterjemahkan ke bg terang #050617 dan bg gelap #02030C.
S-02 · Bidang Panel
Area interior panel yang tidak tertutup ikon mengarahkan bgSoft ke #121934 pada mode terang serta #0B1127 pada mode gelap.
S-03 · Cahaya Hangat
Pantulan merah muda hangat dipakai sebagai keluarga primer, lalu disesuaikan menjadi #EF8480 dan #F7948E setelah pengujian keterbacaan.
S-04 · Neon Sejuk
Jejak hijau-sian pada panel bawah menginspirasi aksen #00FFA1 dan #2BFFAF; nilai itu merupakan token hasil evaluasi, bukan salinan satu piksel.
S-05 · Garis Ungu
Bingkai violet memberi arah bagi border #7055A4 dan #584184 tanpa menjadikan garis batas sebagai satu-satunya penanda keadaan.
S-06 · Teks Netral
Permukaan huruf terang mengarah ke putih hangat #FFF9F2 dan #FFFBF5 supaya bacaan panjang tidak mengikuti warna sorot yang terlalu jenuh.
Ringkasan
Sampel yang layak berasal dari bidang visual yang cukup luas dan stabil, bukan dari puncak cahaya yang kebetulan mencolok. Posisi, ukuran lingkungan, metode median, alasan penolakan, nilai kandidat, serta token tujuan dicatat pada 2026-08-28 agar keputusan warna dapat diulang dan dikritik. Ditinjau pada 2026-08-28.